Mengontrol & Mendiagnosa Kerja Sistem AC

Share

B. Mengontrol di ruang mesin

  • Periksa kekendoran sabuk ( V – belt ) antara roda puli kopling magnet kompresor dengan roda puli poros engkol.
  • Pemeriksaan dapat dilakukan dengan tangan.
  • Bila kekendoran sabuk sesuai spesifikasi, periksalah dengan menggunakan alat khusus seperti gambar. Setel sabuk menurut spesifikasi buku manual.

image

  • Periksa kebocoran oli pada poros kompresor dan pada sambungan sabungan instalasi pipa. Kebocoran oli pada poros kompresor akan terlihat di bagian bawah poros antara kopling magnet dengan kompresor, berwarna kuning dan kotor.

image

  • Lepas kompresor bila kebocoran oli dapat dipastikan dari poros kompresor- Kebocoran oli pada sambungan-sambungan juga akan terlihat berwarna kuning dan kotor. Kebocoran oli akan disertai dengan kebocoran freon.

image

  • Perbaiki dan keraskan sambungan yang bocor, pengerasan yang berlebihan mengakibatkan pipa jadi rusak/pecah.

image

  • Periksa kotoran yang menempel pada kisi-kisi kondensor.
  • Bila terdapat kotoran-kotoran bersihkan dengan semprotan air. Kotoran pada kondensor akan menghalangi pendinginan kondensor, akibatnya sistem AC terasa kurang dingin

image

  • Pasangkan slang manometer pada katup pelayanan tekanan rendah dan tekanan tinggi kompresor atau pada katup pelayanan tekanan tinggi saringan, buka kedua kran manometer.
  • Pada waktu sistem AC tidak bekerja, besar tekanan tinggi dan tekanan rendah harus sama.
  • Bila saluran tekanan tinggi tekanannya lebih tinggi dari saluran tekanan rendah hal ini berarti katup ekspansi selalu menutup.

clip_image002[4]

  • Hidupkan sistem AC dengan putaran mesin > 2000 rpm, lihat besar tekanan yang ditunjukkan oleh kedua manometer.
  • Sistem AC yang bekerja baik besar tekanannya harus :

1,5 – 2 bar (21 – 29 psi) pada saluran tekanan rendah

14,5 – 15 bar (200 – 213 psi) pada saluran tekanan tinggi

  • Bila dalam pengontrolan ini tekanan yang ditunjukkan manometer tidak sesuai dengan data di atas, maka pasti ada kesalahan-kesalahan yang terjadi pada sistem, untuk memastikan kesalahan itu lihat halaman 5 (Diagnosa dengan manometer).
Mengontrol & Mendiagnosa Kerja Sistem AC was last modified: July 27th, 2020 by George Sitompul
Share
1 2
tags: air komresor, alat alat mesin motor, alat mesin mot, arti roda, as roda motor, bagian bagian roda, bagian bagian utama kopling kijang innova, bagian kondensor, bagian motor, bagian-bagian dri kopling, fungsi expansi ac, fungsi karet pada pulley, fungsi katup, fungsi katup ekspansi, fungsi katup ekspansi ac, fungsi mesin pendingin, fungsi pendinginan udara, fungsi puli, fungsi saringan oli, fungsi sistem pendingin ac pada mobil, fungsi sistem pendinginan ac, gambar evaporator, gambar evaporator mobil, katup ekspansi, macam-macam oli motor dan fungsinya, macam-macam puli crane, mengatur kopling motor, pemeriksaan sistem pendingin, pengertian sabuk dalam mesin, puli datar pada mobil, rangkaian sistem pendingin mobil bus, sifat bahan yang mudah menghisap dan mengeluarkan uap air, sirkulasi udara pada sistem pendingin udara pada mobil volkswagen, sistem aliran udara sirkulasi tertutup adalah, sistem mesin, sistem sirkulasi cuci mobil