Tips Eco Driving, Economic atau Ecology Saat Bermotor

Share

Tips Eco Driving, Economic atau Ecology Saat Bermotor 

Mengemudi secara hemat atau irit namun ramah lingkungan selalu disarankan bagi pengendara mobil. Sejumlah mobil produksi terbaru saat ini memiliki fitur ECO.

Eco pushing adalah sebuah metode atau cara berkendara yang irit ramah lingkungan. Eco merupakan singkatan dari Economic (hemat atau irit) atau Ecology (ramah lingkungan). Produsen mobil seperti Toyota, Daihatsu dan Nissan telah menyematkan fitur tersebut pada sejumlah kendaraannya. Sebut saja pada mobil Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

Aturan pemerintah memang mewajibkan mobil LCGC mengonsumsi bahan bakar yang irit yakni 1 liter untuk 20 km. Berikut tips agar dapat berkendara secara eco driving:
1. Memulai mengemudi dengan tenang. Ingat pastikan fitur ECO aktif di layar indikator.
2. Menjalankan mobil secara pelan, sesuai urutan gigi perseneling.
3. Pantau indikator ECO. Pastikan tetap muncul. Eco ini akan muncul jika kecepatan mobil sesuai dengan putaran gigi atau posisi perseneling. Sebagai contoh jika kecepatan mobil 30km perjam maka menggunakan gigi perseneling 2 atau 3. Atau kecepatan 80km perjam menggunakan gigi 4 atau 5. Jika indikator Eco menghilang artinya ada sesuatu yang tidak sesuai standar. Bisa karena posisi perseneling 4 namun kecepatan 90km/jam. Seharusnya berpindah ke perseneling 5.
4.Jika perjalanan jauh selalu menjaga jarak dengan mobil di depan. Jangan berhenti mendadak atau selalu menginjak rem. Menjaga jarak maka dapat memberikan cukup ruang dan waktu untuk mengover gigi ke lebih rendah. Sehingga lampu indikator Eco selalu menyala.

Tips Eco Driving, Economic atau Ecology Saat Bermotor was last modified: January 5th, 2016 by tompul
Share
Keywords : as perseneling force 1
tags: ayla, daihatsu, mobil