Sistem Pengapian Baterai

Share

Bagian – Bagian Sistem Pengapian Baterai

a. Baterai

Kegunaan : Sebagai penyedia atau sumber arus listrik

clip_image002

b. Kunci kontak

Kegunaan : Menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke sirkuit primer

clip_image002[8]

c. Koil

Kegunaan : Mentransformasikan tegangan baterai menjadi tegangan tinggi ( 5000 – 25.000 Volt )

clip_image002[10]

d. Kontak pemutus

Kegunaan : Menghungkan dan memutuskan arus primer agar terjadi induksi tegangan tinggi pada sirkuit sekunder  sistem pengapian

clip_image002[12]

e. Kondensator

Kegunaan :

  • Mencegah loncatan bunga api diantara celah kontak pemutus pada saat kontak mulai membuka
  • Mempercepat pemutusan arus primer sehingga tegangan induksi yang timbul pada sirkuit sekunder tinggi

clip_image002[14]

f. Distributor

Kegunaan : Membagi dan menyalurkan arus tegangan tinggi ke setiap busi sesuai dengan urutan pengapian

image image

g. Busi

Kegunaan : Meloncatkan bunga api listrik diantara kedua elektroda busi di dalam ruang bakar, sehingga pembakaran dapat dimulai

clip_image002[18]

Rangkaian Sistem Pengapian Baterai

ss

ss

Sistem Pengapian Baterai was last modified: May 28th, 2011 by George Sitompul
Share
Advertisement
Keywords : kegunaan sonometer, kegunaan telegraf, sebutkan kegunaan sonometer, manfaat asbes, sistem pengapian baterai, kegunaan kingpin inklinasi, kegunaan ebonit, sistem pengapian, kegunaan asbes, fungsi asbes
tags: cara memperbesar arus pengapian menuju coil, cara merangkaian sistem pengapian, cara pengetesan pengapian mobil, distributor sistem pengapian, fungsi coil motor untuk busi mobil, rangkaian alat test coil, rangkaian tes coil mobil, sistem pengapian, sistem pengapian baterai, sistem pengapian dengan distributor