Sistem Kontrol Rem

Share

Sistem kontrol berfungsi untuk mengetahui kebocoran pada sirkit rem hidraulis

Macam – macam sistem kontrol

  • Sistem torak dengan satu saklar

clip_image002

· Keadaan normal Bila kedua sirkit rem bekerja baik, tombol saklar bebas diantara torak kontrol dan lampu kontrol mati

· Sirkit satu bocor

Þ Tekanan cairan rem menekan

Þ torak kontrol ke kanan

Þ Tombol saklar di dorong torak

Þ kontrol ke bawah

Þ Lampu kontrol menyala

1. Torak kontrol

2. Tombol saklar

3. Saklar

4. Lampu

· Sirkit dua bocor

Þ Tekanan cairan rem menekan

Þ torak kontrol ke kiri

Þ Tombol saklar didorong torak

Þ kontrol ke bawah

Lampu kontrol mati

ss

  • Sistem Listrik Dengan Dua Saklar
clip_image002[11]

· Bila sistem rem hidraulis belum bekerja lampu mati

· Bila kedua sistem rem berfungsi lampu mati

Bila sistem rem berfungsi hanya satu lampu menyala

Saklar dan nama bagian – bagiannya

clip_image002[13]

1. Lengan kontak

2. Terminal negatif

3. Diagragma

4. Isolasi

Cara Kerja

Sistem rem belum bekerja

clip_image002[15]

· Lengan kontak menghubungkan terminal 82 dengan terminal negatif

· Lampu pengontrol mati

· Terminal 81 berhubungan dengan arus positif

· Terminal 82 berhubungan dengan terminal lampu

clip_image002[17]

· Tekanan hidraulis ada pada kedua saklar rem

· Kedua saklar dihubungkan dengan positif

· Lampu tidak menyala karena tidak dihubungkan dengan massa

 

Sistem Rem I Hidraulis Bocor

ss

Sistem rem II hidraulis bocor

ss

 

Silinder Master Port Less

ss

Bagian – bagiannya

ss

 

Cara Kerja :

Saat belum bekerja

ss

 

· Pegas torak mendorong torak sampai pada posisi pembatas

· Batang katup menatrik katup ke arah menjauhi saluran clip_image001saluran pengisian terbuka

· Ruang kerja sislinder master berhubungan langsung dengan tabung persediaan cairan rem

 

Saat pedal rem diinjak

ss

· Torak terdorong ke kiri oleh batang dorong pedal ke arah mendekati dasar sislinder

· Pegas katup pengisian mendorong katup ke arah saluran clip_image001[4]saluran pengisian tertutup tidak ada hubungan antara ruang kerja dengan tabung persediaan cairan rem

· Torak terus bergerak clip_image002[19]cairan rem mengalir ke silinder roda dan selanjutnya tekanan terbangun sesuai besarnya gaya injak kaki

 

Saat setelah pengereman

ss

· Pedal rem dilepas injakan clip_image002[21]gaya dorong torak hilang clip_image001[6]pegas torak mendorong torak kearah posisi semula

· Jika telah sampai pada posisi pembatas katup clip_image003pengisian tertarik clip_image004saluran pengisian terbuka clip_image002[22]cairan rem dari tabung silinder masuk ke ruang kerja

 

Katup pengisian menutup : saat langkah tekan

Tekanan semakin besar clip_image001[12] katup pengisian menutup semakn rapat

Katup pengisian membuka : saat setelah torak kembali pada posisi pembatas

Jika terjadi endapan pada dasar tabung persediaan clip_image001[12]kerja katup  clip_image001[12]terganggu clip_image001[12]silinder master tidak berfungsi

Sistem Kontrol Rem was last modified: May 28th, 2011 by George Sitompul
Share
Advertisement
Keywords : Cara kerja lampu rem, macam-macam isolasi, kegunaan ohm saklar
tags: cara kerja master silinder, cara lihat kebocoran sistem, cara lihat kebocoran system, fungsi kerja, fungsi prinsip kerja sistem, pegas, pegas katup, pengertian master silinder rem, silinder master, silinder roda, sistem pengendali pada rem