Regulator tegangan konvensional

Share

Prinsip magnet listrik

Beri arus pada magnet listrik . Apa yang terjadi dengan klip?
Paku tertarik ada magnet listrik
Lepas arus dari magnet listrik. Apa yang terjadi dengan klip ?
Paku terlepas tidak ada magnet
Kesimpulan : Bila sebatang besi dililiti, kawat dan dialiri arus, maka pada besi tersebut timbul medan magnet

Kesimpulan : Semakin kuat tegangan, makin kuat pula medan magnet yang dibangkitkan.

Regulator Tegangan Konvensional

Mengapa tegangan alternator perlu diregulasi ?
Untuk menyesuaikan tegangan kerja sistem kelistrikan dengan stabil

Mengapa arus alternator tidak diregulasi ?
Karena dibatasi oleh konstruksi alternator

Apa tugas dari regulator ?
Meregulasi tegangan agar tetap stabil pada tegangan kerja / regulasi

Prinsip kerja regulator konvensional :
Untuk meregulasi tegangan alternator dilakukan dengan cara menghubungkan arus yang ke kumparan medan / rotor

Sakelar tertutup : Medan magnet besar tegangan besar
Sakelar terbuka : Medan magnet kecil tegangan kecil

Cara kerja regulator 1 kontak

Keuntungan
Konstruksi sederhana
kerugian
? Meregulasi tidak stabil
? Tegangan regulasi kasar / tidak stabil

Cara kerja regulator 2 kontak

Keuntungan
? Meregulasi tegangan dengan halus dan stabil
? Tegangan regulasi rata / konstan
Kerugian
? Konstruksi rumit

Regulator tegangan konvensional was last modified: December 7th, 2010 by George Sitompul
Share
Advertisement
Keywords : kesimpulan magnet
tags: alat untuk menyesuaikan tegangan atau arus, altenator, alternator dengan regulator konvensional, alternator konvensional, cara kerja regulator, kumparan medan, prinsip kerja regulator sepeda motor, prinsip kerja regulator tegangan, regulator konvensional, sistem kerja alternator