Macam-macam Lampu Pijar

Share

Terdiri dari :
• Lampu pijar biasa
• Lampu pijar halogen
Lampu biasa
Fungsi :
Apabila filamen menjadi panas walfram akan memijar dan mengeluarkan cahaya sekitar 10 – 18 lumen/watt. Supaya filamen tidak terbakar udara harus dikosongkan. Filamen disini tidak boleh terlalu panas karena walfram akan menguap dan menghitamkan gelas.
Konstruksi lampu kepala

Lampu halogen
Konstruksi lampu H4

Fungsi :
Lampu halogen menyala lebih terang dari pada lampu pijar biasa karena filamen lebih panas.

Akibat filamen yang lebih panas walfram akan menguap lebih cepat. Supaya uap walfram tidak berkondensasi di atas gelas, maka lampu harus diisi dengan gas halogen.
Gas halogen akan membantu supaya walfram bisa kembali sendiri ke filamen.

Spesifikasi :
a) Tekanan gas : 10 bar
- Ruang didalam lampu harus kecil
- Ruangan yang kecil tutup gelas menjadi lebih dekat dengan filamen, akibatnya gelas juga lebih panas

b) Tutup gelas lampu : Karena gelas juga akan menjadi lebih panas maka gelas dibuat dari pasir kuarsa yang tahan terhadap temperatur tinggi

c) Gas halogen : Terbuat dari Natrium Bromida

Macam-macam Lampu Pijar was last modified: February 26th, 2011 by George Sitompul
Share
Advertisement
Keywords : fungsi flasher, fungsi flaser, fungsi lampu pijar, Sebutkan dua macam lampu kepala, macam-macam lampu, macam macam lampu kepala, Sebutkan 2 macam lampu kepala, fungsi dari flasher, lampu pijar ada dua macam sebutkan, kegunaan lampu pijar
tags: fungsi dan konstruksi lampu, konstruksi dan fungsi lampu, konstruksi dan fungsi lampu filamen, lumen lampu pijar, macam-macam lampu pijar