Fungsi Oli pada Sepeda Motor

Share

oli sepeda motorXlusi.com | Dalam mesin sepeda motor beberapa komponensangat memerlukan oli atau pelumas untuk mencegah terjadinya keausan dan apabila terjadi keausan maka  bisa menimbulkan panas dan menyebabkan hilangnya tenaga.

Setidaknya ada tujuh komponen di sepeda motor yang memerlukan oli, seperti torak, batang torak, poros engkol, mekanisme katup, kopling, dan transmisi. Komponen-komponen tersebut terus bergerak dan saling bergesekan bila sepeda motor melaju.

Selain untuk mencegah keausan, Marsudi dalam bukunya yang berjudul ‘Teknisi Otodidak Sepeda Motor’ menjelaskan terdapat fungsi lain dari oli. Berikut ini fungsi oli pada sepeda motor tersebut:

1. Membentuk lapisan (oil film) sehingga mencegah kontak langsung antara permukaan logam dengan logam, mengurangi gesekan, mencegah keausan, dan panas.

2. Mendinginkan panas yang terjadi pada bagian-bagian mesin.

3. Berfungsi sebagai seal antara torak dengan dinding silinder.

4. Membersihkan kotoran dari bagian-bagian mesin.

5. Mencegah karat pada bagian-bagian mesin.

Di samping harus mengetahui fungsi oli, pemilik sepeda motor juga wajib tahu jenis oli. Untuk pemakaian umum (segala suhu) menggunakan oli SAE (sociaty of automobil engineers) 10W-40. Di atas suhu 15 derajat Celsius menggunakan SAE 30. Pada suhu 0–15 derajat Celsius menggunakan SAE 20/20W. Di atas 10 derajat Celsius menggunakan SAE 20W-50.

Fungsi Oli pada Sepeda Motor was last modified: March 28th, 2016 by tompul
Share
Keywords : fungsi klaker, tujuan bel sepeda mini
tags: Fungsi Oli pada Sepeda Motor