sistem suspensi mobil

You are browsing the archive related for "sistem suspensi mobil"

Mendeteksi Beberapa Kerusakan Avansa

Yang Sering dikeluhkan Mobil Avansa

Mobil avanza memang di produksi khusus untuk kelas entry level. kekurangan mobil ini pada, ruang kabin kedua mobil ini terasa sangat bising karena suara mesin yang masuk kedalamruangan, lalu bantingan suspensi yang terasa sangat keras, terutama untuk bagian belakangnya. kelemahan tersebut membuat kebanyakan orang tak nyaman untuk berkendara karena itu memeng sudah bawaan pabriknya. Continue Reading →

Pengertian Fender atau wing

Fender atau wing adalah komponen kendaraan yang menutupi roda-roda. Dari konsep inilah, berarti kendaraan pada umumnya memiliki 4 buah fender pada masing-masing roda. Namun demikian ada beberapa mobil yang fender belakang tidak bisa dilepas, sehingga seolah-olah fender hanya bagian depan saja. Fender melindungi konstruksi suspensi dan melindungi dari kotoran dan lumpur.

Continue Reading →

SEMI-ACTIVE ECS (Electronic Controlled Suspension)

Semi-active suspension system berdasarakan pada Teori Sky-Hook. Ini adalah continuous Variable Semi-Active suspension dengan penggerak yang proporsional, berdasarkan gaya dari
damper tipe reverse untuk mendapatkan kenyamanan berkendara yang lebih halus. Semi-Active Suspension berdasarkan pada teori sky-hook. Teori ini diciptakan oleh Dr. Karnopp di tahun 1974. Dia mempertimbangkan,
getaran dari masaa akan diredam dengan efektif.

Continue Reading →

Cara-cara Spooring (pelurusan) Roda Mobil

Sebelum dilakukan pelurusan roda, semua inspeksi dari bagian bawah mobil secara menyeluruh, termasuk bagian suspensi, paking / ring, sambungan kemudi, ball joint dan bearing roda, roda dan ban, termasuk juga frame mobil dan ketinggiannya. Kekenduran dan kekencangan suku cadang perlu untuk dicek. Setelah inspeksi lengkap, mobil di check dan diatur pada mesin pelurus, untuk camber, caster, dan toe, dimulai dengan roda bagian belakang.

Continue Reading →

CV Joint

CV joint adalah jenis mekanisme yang menghubungkan dua poros berputar tetap. Sistem ini memungkinkan poros untuk tetap terhubung saat sumbu pivot berubah, misalnya ketika roda berbelok, atau suspensi bekerja naik turun. CV Joint secara luas digunakan pada mobil penggerak roda depan dan mobil penggerak roda  belakang. CV Joint dapat memberikan torsi lebih merata daripada sambungan konvensional "U" (Cross joint). CV joint digunakan karena kemampuannya untuk mengirimkan  torsi di seluruh rentang fleksibel tertentu.

Continue Reading →

Balancing Roda (Static & Dynamic)

Apabila roda yang tidak di balance berputar akan menimbulkan getaran dan mempengaruhi kontril kemudi. Roda dan ban biasanya diperiksa apakah balance : sebelum meninggalkan pabrik. Akan tetapi balance roda bisa berubah karena kerusakan atau karena keausan terutama untuk mobil berkecepatan tinggi.