sistem pengapian baterai

You are browsing the archive related for "sistem pengapian baterai"

Cara Penanganan Kendaraan yang menggunakan Air Bag

UNTUK KENDARAAN YANG DILENGKAPI DENGAN SRS AIR BAG

AVANZA / XENIA telah dilengkapi dengan SUplemental Restrain System

Peringatan :

Kesalahan dalam menangani pekerjaan service dalam urutan yang benar dapat menyebabkan SRS menggelembung secara tidak terduga selama service dan juga dapat menyebabkan luka yang serius. Oleh karena itu, jika membuat kesalahan ketika melakukan service SRS, hal itu bisa jadi menyebabkan SRS tidak bekerja semestinya. Sebelum melakukan servis (termasuk pembongkaran, pemeriksaan atau penggatian), Pastikan untuk membaca item berikut ini dengan seksama.

Perhatian UMUM

1. Karena sifat mal fungsi dari SRS sulit dpaastikan, maka Diagnostik Trouble Codes (DTC) menjadi sumber informasi sangat penting saat trubleshooting. Bila melakukan trouble shooting SRS, periksa selalu DTC sebelum melepas hubungan batareai.

2. Pekerjaan harus mulai paling tidak 90 detik setelah switch pengapian diputar pada posisi off dan setelah melepas kabel negatif dari baterai. SRS dilengkapi dengan sumber daya cadangan , bila pekerjaan dimulai sebelum (90 detik) setelah memutar switch mesin ke off dan melepas terminal negatif, SRS bisa mengelembung. Ketika kabel telah dilepas dari terminal negatif, sistem memori jam dan audio akan terhapus. Sebelum memulai pekerjaan buatlah catatan mengenai memori yang ada kemudian set ulang setelah semuanya dilakukan.

3. Jangan pernah menggunakan sumber daya cadangan untuk menghindari penghapusan memori, ini bisa memberi daya ke SRS dan dapat menyebabkan SRS menggelembung

4. Dalam tabarakan kecil dimana SRS tidak menggelembung, steering pad dan air bag assembly penumpang depan , sebaiknya periksa sebelum kendaraan digunakan lebih lanjut.

5.  Sebelum mereparasi, lepaskan sensor air bag assembly agar sensor tidak terkena benturan saat mereparasi.

Prosedur Pengerjaan Sistem EFI

Pada saat pengerjaan sistem EFI kita harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

Perhatian :

1. Sebelum mengerjakan pada sistem bahan bakar, lepaskanlah kabel terminal negatif accu / batttry.

Petunjuk :

Kode gangguan diagnostik yang telah tersimpan dalam memori ECU akan terhapus jika kita melepaskan negatif battry, Oleh karena itu, bila perlu baca dulu kode diagnostik sebelum melepaskan terminal (-) negatif battry.

Continue Reading →

SUMBER TEGANGAN TINGGI PADA SEPEDA MOTOR

Untuk menjamin tersedianya tegangan pengapian yang tetap tinggi maka diperlukan sistem yang akurat. Sistem pengapian tegangan tinggi menghasilkan percikan bunga api di busi. Sumber tegangan pada sepeda motor dapat berasal dari: Continue Reading →

Penyetelan Idle Dengan Tester Gas Buang

Sebelum melakukan penyetelan idle, harus dilakukan kontrol saat pengapian, celah katup, sistem ventilasi karter dan saringan udara. Sewaktu penyetelan, motor harus pada temperatur kerja, tetapi jangan terlalu panas. Penyetelan campuran idle harus dilaksanakan saat saringan udara terpasang. Untuk mendapat hasil pengukuran CO yang benar, saluran buang dan knalpot tidak boleh bocor.

Langkah Kerja :

  • Hidupkan pengetes CO terlebih dahulu, selama 5 menit
  • Kalibrasikan pengetes CO supaya penunjukkannya 0%. Harus diperhaitkan : Nosel pengukur harus mengisap udara murni.

Continue Reading →

Koil dan Tahanan Ballast

Kegunaan koil : Untuk mentransformasikan tegangan baterai menjadi tegangan tinggi pada sistem pengapian.

Jenis-jenis koil :

  • Koil inti batang ( standart )

image

Keuntungan :

Konstruksi sederhana dan ringkas

Kerugian :

Garis gaya magnet tidak selalu mengalir dalam inti besi, garis gaya magnet pada bagian luar hilang, maka kekuatan /daya magnet berkurang

Continue Reading →

Cara Kerja Sistem Pengapian Baterai

  • Saat kunci kontak on, kotak pemutus menutup

a 

Continue Reading →

Sistem Pengapian Baterai

Bagian – Bagian Sistem Pengapian Baterai

a. Baterai

Kegunaan : Sebagai penyedia atau sumber arus listrik

clip_image002

Continue Reading →