penyetelan celah katup

You are browsing the archive related for "penyetelan celah katup"

Cara Mengatur celah katup 6 silinder

Cara Mengatur celah katup 6 silinder

Langkah kerja

· Cari besar celah katup didalam buku data.

Besarnya celah katup pada mesin panas/dingin biasanya tidak sama Continue Reading →

Seputar Silinder Head dan Celah Katup

Silinder Head (kepala silinder) merupakan komponen penting yang didalamnya berisi katup-katup masuk dan  buang. Material dari silinder head padan jaman sekarang terbuat dari aluminium alloy yang ringan, karena silinder head banyak lubangnya maka dalam pengencangannya memerlukan metode khusus, agar tidak bengkok

Continue Reading →

Cara Penyetelan Katup Mobil

Penyetelan katup tidak diperlukan pada semua engine. Banyak engine dilengkapidengan penumbuk hidrolik dan tidak perlu distel. Katup dengan penumbuk hidrolik akan menyetel dengan sendirinya.Bila engine dilengkapi dengan mekanisme penyetel katup memerlukan penyetelan setelah kapala silinder dikencangkan ulang. Ini dikarenakan ketika kepala silinder dikencangkan ulang gasket kepala silinder terpencet dan kepala silinder lebih merapatterhadap blok, sehingga celah katup akan berubah.Lihat gambar 7 yang menunjukkan komponen-komponen utama sebuah rangkaiandengan poros kam diatas kepala silinder (OHC =Over head Camshaft). Continue Reading →

Penyetelan Pompa Percepatan

1. Pemeriksaan saat penyemprotan

  • Periksa saat mulai penyemprotan dengan menggerakkan katup gas.
  • Pada katup mulai membuka, harus ada penyemprotan.
  • Jika penyemprotan terlambat, periksa kelonggaran tuas dan batang penghubung pompa. Periksa juga kelonggaran pegas penekan tuas pompa.
  • Jika karburator sudah dilepas dari motor, sebelum memeriksa, isi karburator dengan bensin melalui pipa ventilasi ruang pelampung.

Continue Reading →

Mesin Konfigurasi V ( V-machine)

Mesin V adalah mesin dengan susunan piston diatur sedemikian rupa hingga membentuk huruf V membuat mesin ini disebut mesin V, ini merupakan mesin pembakaran dalam. bentuk V dapat mereduksi panjang dan berat keseluruhan mesin jika dibandingkan dengan mesin yang tersusun dengan konfigurasi lurus.

Variasi sudut dari konfigurasi V ini digunakan di berbagai mesin yang berbeda; tergantung pada jumlah silindernya, dari hal ini juga dimungkinkan adanya perbedaan besar sudut yang terasa lebih baik kinerjanya daripada besar sudut lain dalam hal stabilitas. Sudut-sudut yang sangat kecil dari konfigurasi V dapat memadukan beberapa keuntungan dari mesin V dan mesin lurus (terutama dalam hal kepadatannya) serta beberapa kelemahannya; konsep penggabungan ini dipelopori oleh Lancia, kemudian diperbarui oleh Volkswagen.

Continue Reading →

Penyetelan Idle Dengan Tester Gas Buang

Sebelum melakukan penyetelan idle, harus dilakukan kontrol saat pengapian, celah katup, sistem ventilasi karter dan saringan udara. Sewaktu penyetelan, motor harus pada temperatur kerja, tetapi jangan terlalu panas. Penyetelan campuran idle harus dilaksanakan saat saringan udara terpasang. Untuk mendapat hasil pengukuran CO yang benar, saluran buang dan knalpot tidak boleh bocor.

Langkah Kerja :

  • Hidupkan pengetes CO terlebih dahulu, selama 5 menit
  • Kalibrasikan pengetes CO supaya penunjukkannya 0%. Harus diperhaitkan : Nosel pengukur harus mengisap udara murni.

Continue Reading →

Penyetelan Putaran Idle Tanpa Alat (Stasioner)

Sebelum menyetel idle, kontrol saat pengapian, celah katup, sistem ventilasi karter dan saringan udara. Sewaktu penyetelan, kendaraan harus pada temperatur kerja, tetapi jangan terlalu panas. Penyetelan campuran idle harus dilaksanakan saat saringan udara terpasang.

LANGKAH KERJA

  • Pasang takhometer, hidupkan motor
  • Bandingkan rpm idle dengan spesifikasi (biasanya 750-850rpm). Jika salah, stel rpm pada sekrup penyetel katup gas yang terpasang pada mekanisme katup gas. Sekrup penyetel katup gas jangan tertukar dengan sekrup penyetel putaran start dingin yang terletak pada mekanisme cuk.

Continue Reading →