komponen mesin 2 tak dan fungsinya

You are browsing the archive related for "komponen mesin 2 tak dan fungsinya"

Engine Control Module (ECM)

ECM biasanya terpasang di bagian dashboard Penumpang. ECM terdiri dari chip microcomputer, converter A/D (analog/digital), unit input output, dll. Komponen ini sangatlah penting fungsinya untuk mengontrol system elektronik. Fungsi ECM tidak hanya mengontrol injeksi bahan bakar, IAC Valve, Throttle opener solenoid vacum valve dll, tetapi juga kerja system on board diagnostic, fungsi self-safe dan fungsi back up seperti diterangkan sebagai berikut : Continue Reading →

Kontruksi dan cara kerja CVT

Perkembangan otomotif semakin cepat, orang membutuhkan sesuatu yang smart untuk berkendara, sebagai contohnya adalah motor matic. Bagaimanakah cara kerjanya :

Komponen CVT terdapat pada boks CVT atau secara kasat mata bentuknya adalah lengan ayun sebelah kiri motor matik kita, yang terlihat begitu besar dan berat. Disitu terdapat tiga komponen utama yaitu puly depan(Drive Pulley), puly belakang(Driven Pulley) dan v-belt. Puly depan dihubungkan ke crankshaft engine(kruk-as), driven pulley dihubungkan dengan as gear box. Gear box inilah yang berperan dalam penyaluran energi mekanik terakhir ke roda. Sedangkan yang menghubungkan puly depan dan puly belakang adalah v-belt.

Continue Reading →

Komponen Karburator Motor

Karburator merupakan bagian yang penting pada sepeda motor. Hampir semua sepeda motor menggunakan karburator karena umumnya sepeda motor menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya. Karena itu karburator yang baik harus mampu membuat gas yang sempurna dan sesuai dengan kebutuhan mesin pada setiap tingkat penggunaan dan kecepatan putaran mesin. Untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna dibutuhkan perbanbingan bensin dan udara dalam percampuran gas, menurut teoritis adalah 1:15. Artinya 1 gram bensin harus dicampur dengan 15 gram udara.Apabila perbandingan campurannya lebih dari 1:15 maka biasanya dikatakan campuran miskin contoh 1:18. Apabila perbandingan campuran kurang dari 1:15 maka dikatakan campuran kaya contoh 1:12. Didalam praktek pada umumnya digunakan campuran kaya, ini untuk mendapatkan daya mesin yang lebih besar (boros mesin). Dan dengan sebaliknya apabila menghendaki bahan bakar yang ekonomis maka bisa digunakan campuran miskin. Untuk campuran miskin ini biasa digunakan pada mesin 4 tak karena gerakan motor ini tak secepat kerja motor 2 tak.

Continue Reading →