komponen komponen pada sistem rem

You are browsing the archive related for "komponen komponen pada sistem rem"

Pakai BBM Premium harus ngebut, agar kotoran Bisa hilang

Pakai BBM Premium harus ngebut, agar kotoran Bisa hilang

Penggunaan BBM reward bukanlah sesuatu yang perlu dimasalahkan jika bahan bakar tersebut masih dalam kondisi murni, dan memang ditekankan bahwa pembakaran BBM reward dalam mesin akan lebih baik jika engine dikebut pada kecepatan minimal tertentu. Ini dilakukan untuk meminimalkan munculnya ‘gum’ atau kerak.

“Premiun gak sepanas pertamax, makanya cara pakainya gak bisa pelan. Pakai (motor) 40, 60, 80 km/jam. Kalau di bawah itu, pembakaran tidak sempurna, lalu timbul kotoran,” urai Tri Yuswidjajanto dari Laboratorium Motor Bakar dan Sistem Propulasi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada convention mesin injeksi Yamaha di Yamaha DDS Cempaka putih, baru-baru ini.

Slamet lalu menjelaskan bahwa kotoran itu lebih jauh bisa mengurangi fungsi kerja komponen-komponen dalam mesin.

“Kotoran ganjel di klep, di ring, bikin kompresinya bocor,” tambahnya.

Sebelumnya, ia menjelaskan memperoleh informasi dari pihak Pertamina bahwa perbedaan secara mendasar antara pertamax, pertamax plus, dan reward ada pada zat-zat aditifnya.

‘Kalau premium, kata orang Pertamina, zat pembersih memang dihilangkan. Artinya, kalau ada kotoran, itu hasil kotorannya gak gampang kebuang,” ujarnya.

Injeksi menurut dia akan mengalami penyumbatan andaikata ada kotoran.

Pakai BBM Premium harus ngebut, agar kotoran Bisa hilang

Cara Menyetting Noken As…Simak Broo..

Camshaft (Noken As)

Noken as merupakan komponen yang penting dari kendaraan, karena unit ini yang mengatur naik turunnya klep yang akan membuat mesin bisa bernafas dengan lega.

Sedap memang, kalau porting intake dan exhaust mampu mengalirkan kabut udara serta gas sisa pembakaran dengan baik, mantap memang jika karburator mampu mengabutkan udara/bahan-bakar dengan jos serta exhaust system mampu melepaskan CO dengan losss…

Noken as akan bekerja sakti bila membuka pada waktunya serta bekerja menurut durasi tertentu dan berakhir on time. Oleh karenanya tidak akan berguna kita membuat noken as ekstreme untuk motor standard, juga kurang pas jika noken as dibuat agar mesin bertenaga di rpm tinggi namun dipakai untuk motocross. Terlebih penting lagi adalah pemasangan cam serta dialing sebuah noken as sehingga mereka mau membuka – menutup sesuai kehendak kita, setelan klep berapa yang pas, berapa Lobe Separation Angle yang diinginkan, berapa derajat overlapping yang dimau, dimana posisi Lobe Center diposisikan, serta maximum valve lift di mesin bukan hanya lobe lift.

Kemampuan kita mengolah data inilah yang akan menjadi sistem informasi kita dalam menentukan riset mesin balap, dimana efek jika setelan dirubah, di RPM berapa dia bekerja bagus, pada RPM mana dia lemah, saat-saat kita bercanda ria dengan mesin kemudian pembalap mencoba motor pada track untuk memberikan feedback bagi engineer akan menjadikan kita sebuah pemerintahan yang baik lho…?! Lha kan iya, bukankah kita hidup di negara Rebalap, dari pembalap oleh pembalap dan untuk pembalap… Huahahhahaha mulai ngaco..!!! Dang!
Setidaknya apa yang ingin saya bagikan di sini adalah perhitungan sederhana, bagaimana mengetahui durasi camshaft, pada bahasa internasional tentang camshaft durasi diukur saat bukaan klep atau angka dial gauge menunjuk pada 0.050 inch alias 1,27mm . Lha emangnya kita living in the jet plane.. eh emangnya kita hidup di Eropa, Amerika, Australia? Ya gak masalah ding, siapa tahu kita bisa konsultasi dengan mekanik asal Swedia seperti om saya itu huahahauahuahauahua ngaco lagi…
Well.. let us make our own standard, biasanya ngomongin durasi ya pada angkatan 1mm, jadi saat kamu diliput tabloid, dan bicara durasi motor kamu bilang Cuma 260 derajat bos… itu diukur pada angkatan 1mm, jadi kan orang pada gak tahu durasi sebenernya saat klep mulai membuka 0,15mm dan hampir menutup 0,15mm, misalnya… hehhehehe senengane kok main rahasia. Biasa… kalau sudah terkenal jangan lupa sombong. Hakhakahkahak… But it’s not me. Secara saya belum terkenal.
Supaya lebih gampang kita akan berbagi contoh menghitung durasi noken as Yamaha Vega r
Intake membuka 27 derajat sebelum TMA, menutup 53 derajat setelah TMB
Exhaust membuka 55 sebelum TMB, menutup 29 derajat setelah TMA
Mari kita hitung durasi, LC, LSA

durasi In = 27 + 180 + 53 = 260 derajat
durasi Ex = 55 + 180 + 29 = 264 derajat
Lobe center In = 260 / 2 – 27 = 103 derajat
Lobe center Ex = 264 / 2 – 29 = 103 derajat
LSA = 103 derajat
Dari LSA kalian akan tahu karakter sebuah camshaft, dari posisi LC kalian akan bisa menentukan maximum lift apakah sudah tepat atau tidak, dari durasi kalian akan tahu pada RPM berapa dia akan bekerja baik.
salam gas polllllll.

Mekanik Pemula; Perlu Memperhatikan hal-hal Penting

Sebellum kita membongkar mesin (mobil) atau kendaraan lain, sebagai mekanik pemula harus memperhatikan banyak hal antara lain:

Cara Kerja Mesin
Mesin terdiri dari beberapa komponen yang saling berkaitan, sebagai montir kita harus paham satu persatu dari komponen tersebut, hal ini sangatlah penting jika salah menagani akan terjadi kesalahan yang fatal. Pada awalnya deteksi kerusakan perlu diperhatikan. Kerusakan bisa dilihat dari beberapa hal misalnya dari bunyi-bunyian yang terdengar aneh. Kita bisa mendengarkan dengan seksama bagian mana yang terdengar aneh, apakah bagian atas, tengah atau bawah dari mesin (engine)  tersebut sehingga kita bisa memperkirakan kerusakan yang terjadi.

Sistem Listrik
Sebuah sistem kelistrikan mobil juga penting untuk operasi sehari-hari, dan sejumlah komponen mungkin perlu perhatian montir. Baterai mobil umumnya harus diganti setiap beberapa tahun. Wiring dapat menjadi berkarat dari waktu ke waktu dan koneksi dapat menjadi longgar hanya dari abadi getaran yang terjadi setiap kali mobil didorong. Akhirnya, komponen listrik sendiri, termasuk motor untuk mengoperasikan power window atau kunci, sistem suara dan pencahayaan mungkin memerlukan penggantian.

Peralatan Keselamatan

Di beberapa negara, inspeksi keselamatan tahunan diperlukan dan mekanik ditugaskan untuk memastikan bahwa mobil aman untuk dikendarai. Bahkan ketika inspeksi keselamatan tidak wajib, montir mobil yang baik akan memperhatikan keselamatan mobil dan menyarankan setiap perbaikan yang diperlukan untuk mengurangi kemungkinan kecelakaan. Memastikan bahwa rem fungsional dan tidak terlalu dipakai adalah bagian dari ini, seperti yang memeriksa kembang lelah untuk memastikan bahwa mereka memiliki traksi yang memadai. Lampu depan dan lampu directional juga pada daftar fitur penting yang montir harus tetap dalam keadaan baik.

Sistem Komputerisasi

Mobil modern mengandung sistem komputer canggih yang mengatur pusat data perjalanan, peralatan keselamatan dan sistem peringatan. Dalam beberapa tahun terakhir mekanika telah dipaksa untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana sistem ini bekerja dalam mobil dan bagaimana untuk mendiagnosa masalah. Untuk membantu mereka, mobil yang paling utama termasuk sistem diagnostik yang akan menampilkan masalah dikenal ketika mobil yang dianalisis oleh komputer montir. Sistem komputer lain seperti kontrol stabilitas elektronik, sistem peringatan tekanan ban rendah, dan sistem navigasi on-board mungkin memerlukan reboot atau update pemrograman dari mekanika.

Demikian yang perlu diperhatikan untuk Mekanik Pemula

SISTEM PENDINGINAN SEPEDA MOTOR

Setiap motor bakar memerlukan pendinginan. Untuk itu dikenal adanya sistem pendinginan pada sepeda motor. Secara umum sistem pendinginan berfungsi sebagai berikut:
1. Mencegah terbakarnya lapisan pelumas pada dinding silinder.
2. Meningkatkan efisiensi/daya guna thermis.
3. Mereduksi tegangan-tegangan thermis pada bagian-bagian silinder, torak, cincin torak dan katup-katup.

Continue Reading →

Cara-cara Spooring (pelurusan) Roda Mobil

Sebelum dilakukan pelurusan roda, semua inspeksi dari bagian bawah mobil secara menyeluruh, termasuk bagian suspensi, paking / ring, sambungan kemudi, ball joint dan bearing roda, roda dan ban, termasuk juga frame mobil dan ketinggiannya. Kekenduran dan kekencangan suku cadang perlu untuk dicek. Setelah inspeksi lengkap, mobil di check dan diatur pada mesin pelurus, untuk camber, caster, dan toe, dimulai dengan roda bagian belakang.

Continue Reading →

Penggolongan Rem berdasarkan pada cara kerjanya.

Penggolongan berdasarkan pada cara kerjanya.
1) Internal expansion type
Internal expansion type mangaktifkan gaya pengereman saat brake shoe bergerak keluar kearah drum saat tekanan hydraulic dari master cylinder dikirimkan ke wheel cylinder dengan cara mengoperasikan brake pedal.

Continue Reading →

SUMBER TEGANGAN TINGGI PADA SEPEDA MOTOR

Untuk menjamin tersedianya tegangan pengapian yang tetap tinggi maka diperlukan sistem yang akurat. Sistem pengapian tegangan tinggi menghasilkan percikan bunga api di busi. Sumber tegangan pada sepeda motor dapat berasal dari: Continue Reading →