fungsi roda pada motor

You are browsing the archive related for "fungsi roda pada motor"

Titik-titik Perubahan di Honda CR-V Generasi Ke Empat

Seperti yang dilakukan Honda Prospect Motor (HPM) dengan menghadirkan generasi keempat CR-V. SUV medium ini hadir dengan desain lebih menawan dan ditambah fitur baru. Lalu apa saja titik perubahan All New CR-V dibandingkan generasi terdahulunya?
Dimulai dari lampu depan yang lebih sporty, front grill, bumper depan, lampu belakang lebih dinamis dengan model melebar serta menjorok ke bagian bodi samping.

Continue Reading →

Sistem kemudi dan Suspensi Sepeda Motor

SYSTEM KEMUDI (STEERING SYSTEM)
Sistem kemudi befungsi sebagai pengarah dan pengendali jalannya kendaraan sepeda motor. Sistem kemudi terdiri dari setang kemudi (handle bar/steering handle), kepala kemudi (steering head), batang kemudi (steering stem/steering tube), dan komponen-komponen pendukung lainnya.

Continue Reading →

Bagian-bagian Roda (wheel) Sepeda Motor

Pada sepeda motor roda berfungsi untuk menopang berat motor dan pengendara, menyalurkan daya dorong, pengereman, daya stir pada jalan.. Disaat yang sama roda juga menyerap tekanan/kejutan dari permukaan jalan Pada sepeda motor roda berfungsi untuk menopang berat motor dan pengendara pada area yang kecil dimana permukaan ban menyentuh permukaan jalan, menyalurkan daya dorong, pengereman, daya stir pada jalan. Untuk itu roda harus bersifat kuat, kaku/rigit dan ringan. Ada tiga bagian roda pada sepeda motor, yaitu bagian hub roda, bagian pelek roda (wheel rim), dan ban (tire). Pada hub roda terpasang bantalan peluru (bearing), sepatu rem, tromol dan komponen bantu lainnya. Hub dan pelek roda dihubungkan oleh jari-jari (spokes). Ada juga roda dengan model satu kesatuan dimana hub dan peleknya terbuat dari bahan yang ringan (seperti pada aluminium). Design roda/pelek tergantung dari tipe struktur, material dan metode pembuatan roda dari pabrik yaitu:

Continue Reading →

Transmisi (Gear box)

Prinsip dasar transmisi adalah bagaimana bisa digunakan untuk merubah kecepatan putaran suatu poros menjadi kecepatan yang diinginkan untuk tujuan tertentu. Gigi transmisi berfungsi untuk mengatur tingkat kecepatan dan momen (tenaga putaran) mesin sesuai dengan kondisi yang dialami sepeda motor. Transmisi pada sepeda motor terbagi menjadi; a) transmisi manual, dan b) transmisi otomatis. Komponen utama dari gigi transmisi pada sepeda motor terdiri dari susunan gigi-gigi yang berpasangan yang berbentuk dan menghasilkan perbandingan gigi-gigi tersebut terpasang. Salah satu pasangan gigi tersebut berada pada poros utama (main shaft/input shaft) dan pasangan gigi lainnya berada pada poros luar (output shaft/ counter shaft). Jumlah gigi kecepatan yang terpasang pada transmisi tergantung kepada model dan kegunaan sepeda motor yang bersangkutan. Kalau kita memasukkan gigi atau mengunci gigi, kita harus menginjak pedal pemindahnya. Tipe transmisi yang umum digunakan pada sepeda motor adalah tipe constant mesh, yaitu untuk dapat bekerjanya transmisi harus menghubungkan gigi-giginya yang berpasangan. Untuk menghubungkan gigi-gigi tersebut digunakan garu pemilih gigi/garpu persnelling (gearchange lever).

Continue Reading →

PRINSIP PEMINDAHAN TENAGA Pada Sepeda Motor

Prinsip kerja mesin dan pemindahan tenaga pada sepeda motor adalah sebagai berikut: Continue Reading →

SIMBOL/KODE BAN

Selain terdapat Merk dan Type Ban, kalau kita perhatikan disekujur permukaan ban tertera banyak symbol/kode. Mungkin diantara kita masih ada yang bingung dengan banyaknya simbol/kode yang ada pada ban.
Berikut ini akan dibahas beberapa simbol yang paling sering ada pada permukaan ban. Continue Reading →

Kontruksi dan cara kerja CVT

Perkembangan otomotif semakin cepat, orang membutuhkan sesuatu yang smart untuk berkendara, sebagai contohnya adalah motor matic. Bagaimanakah cara kerjanya :

Komponen CVT terdapat pada boks CVT atau secara kasat mata bentuknya adalah lengan ayun sebelah kiri motor matik kita, yang terlihat begitu besar dan berat. Disitu terdapat tiga komponen utama yaitu puly depan(Drive Pulley), puly belakang(Driven Pulley) dan v-belt. Puly depan dihubungkan ke crankshaft engine(kruk-as), driven pulley dihubungkan dengan as gear box. Gear box inilah yang berperan dalam penyaluran energi mekanik terakhir ke roda. Sedangkan yang menghubungkan puly depan dan puly belakang adalah v-belt.

Continue Reading →