dasar dasar sistem ecu

You are browsing the archive related for "dasar dasar sistem ecu"

New Fortuner ;Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan intercooler

New Fortuner ;Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan intercooler

Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan intercooler yang baru saja ditanamkan ke Toyota Grand New Fortuner bermesin diesel adalah teknologi lama. Hal tersebut diakui Iwan Abdurahman, Section Head of Technical Support Department Toyota Astra Motor (TAM). Kendati demikian, keputusan TAM menggunakannya sekarang, setelah uji-coba  selama 2 atahun. “Karakternya berbeda dengan VNT yang yang dijual di negara lain,” terang Iwan di sela-sela tesFortuner VNT untuk media, Bandung, Selasa (11/9). Continue Reading →

Pengenalan EFI untuk Toyota (TCCS)

Toyota Computer Control System

Pengenalan Toyota Computer Control System, Sistem EFi dirancang untuk penggunaan yang simple sehingga mekanik dengan mudah untuk memperbaiki kerusakan dari sistem EFI. Sistem EFI merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dari signal-signal sensor yang kemudian dikalkulasi oleh komputer yang tertanam dalam kotak EFI, yang kemudian memerintahkan injektor untuk seberapa besar kabut (atomizasi) dari ,bahan bakar menuju ke ruang bakar.

Continue Reading →

Dasar dari Sistem Operasi EFI

Dasar Sistem Operasi EFI (Electronic Fuel Injection)

Bagaimana EFI Bekerja, berikut ini merupakan tahapan-tahapan dalam EFI

  1. Udara masuk dari intake manifold, dimana didalam intake manifold terdapat air flow meter yang mengukur besaran dari udara masuk, disini udara di mix (dicampur) dengan bahan bakar yang

    disemprotkan fuel injector.

Continue Reading →

SEMI-ACTIVE ECS (Electronic Controlled Suspension)

Semi-active suspension system berdasarakan pada Teori Sky-Hook. Ini adalah continuous Variable Semi-Active suspension dengan penggerak yang proporsional, berdasarkan gaya dari
damper tipe reverse untuk mendapatkan kenyamanan berkendara yang lebih halus. Semi-Active Suspension berdasarkan pada teori sky-hook. Teori ini diciptakan oleh Dr. Karnopp di tahun 1974. Dia mempertimbangkan,
getaran dari masaa akan diredam dengan efektif.

Continue Reading →

Cara Kerja EFI Saat Putaran Rendah

Pada saat putaran mesin masih rendah dan suhu mesin sudah mencapai suhu kerjanya, ECU/ECM akan mengontrol dan memberikan tegangan listrik ke injektor hanya sebentar saja (beberapa derajat engkol) karena jumlah udara yang dideteksi oleh MAP sensor dan sensor posisi katup gas (TP sensor ) masih sedikit. Hal ini supaya dimungkinkan tetap terjadinya perbandingan campuran bahan bakar dan udara yang tepat (mendekati perbandingan campuran teoritis atau ideal). Posisi katup gas (katup trotel) pada throttle body masih menutup pada saat putaran stasioner/langsam (putaran stasioner pada sepeda motor pada umumnya sekitar 1400 rpm). Oleh karena itu, aliran udara dideteksi dari saluran khusus untuk saluran stasioner. Sebagian besar sistem EFI pada sepeda motor masih menggunakan skrup penyetel (air idle adjusting screw) untuk putaran stasioner. Berdasarkan informasi dari sensor tekanan udara (MAP sensor) dan sensor posisi katup gas (TP) sensor tersebut, ECU/ECM akan memberikan tegangan listrik kepada solenoid injektor untuk menyemprotkan bahan bakar. Lamanya penyemprotan/penginjeksian hanya beberapa derajat engkol saja karena bahan bakar yang dibutuhkan masih sedikit.

Continue Reading →

Cara Kerja Sistem EFI Sepeda Motor

Cara Kerja Sistem EFI Sepeda Motor

Sistem EFI atau PGM-FI (istilah pada Honda) dirancang agar bisa melakukan penyemprotan bahan bakar yang jumlah dan waktunya ditentukan berdasarkan informasi dari sensor-sensor. Pengaturan koreksi perbandingan bahan bakar dan udara sangat penting dilakukan agar mesin bisa tetap beroperasi/bekerja dengan sempurna pada berbagai kondisi kerjanya. Oleh karena itu, keberadaan sensor-sensor yang memberikan informasi akurat tentang kondisi mesin saat itu sangat menentukan unjuk kerja (performance) suatu mesin.

Continue Reading →

Karburator Sepeda Motor Injeksi

Pada Karburator sepeda motor dengan sistem injeksi, di throtle body terdapat beberapa sensor, diantaranya Continue Reading →