cara kerja sistem pendingin saat mesin dingin

You are browsing the archive related for "cara kerja sistem pendingin saat mesin dingin"

New Fortuner ;Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan intercooler

New Fortuner ;Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan intercooler

Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan intercooler yang baru saja ditanamkan ke Toyota Grand New Fortuner bermesin diesel adalah teknologi lama. Hal tersebut diakui Iwan Abdurahman, Section Head of Technical Support Department Toyota Astra Motor (TAM). Kendati demikian, keputusan TAM menggunakannya sekarang, setelah uji-coba  selama 2 atahun. “Karakternya berbeda dengan VNT yang yang dijual di negara lain,” terang Iwan di sela-sela tesFortuner VNT untuk media, Bandung, Selasa (11/9). Continue Reading →

Cara Kerja EFI Saat Kondisi Mesin Dingin

Pada saat kondisi mesin masih dingin (misalnya saat menghidupkan di pagi hari), maka diperlukan campuran bahan bakar dan udara yang lebih banyak (campuran kaya). Hal ini disebabkan penguapan bahan bakar rendah pada saat kondisi temperatur/suhu masih rendah. Dengan demikian akan terdapat sebagian kecil bahan bakar yang menempel di dinding intake manifold sehingga tidak masuk dan ikut terbakar dalam ruang bakar.
Untuk memperkaya campuran bahan bakar udara tersebut, pada sistem EFI yang dilengkapi dengan sistem pendinginan air terdapat sensor temperatur air pendingin (engine/coolant temperature sensor). Sensor ini akan mendeteksi kondisi air pendingin mesin yang masih dingin tersebut. Temperatur air pendingin yang dideteksi dirubah menjadi signal listrik dan dikirim ke ECU/ECM. Selanjutnya ECU/ECM akan mengolahnya kemudian memberikan perintah pada injektor dengan memberikan tegangan yang lebih lama pada solenoid injektor agar bahan bakar yang disemprotkan menjadi lebih banyak (kaya).

Continue Reading →

Instalasi Listrik Pada Sistem Air Conditioner

A. Kopling magnet & motor kipas pendingin kondensor

clip_image002

 

Continue Reading →

Kopling Magnet, Kondensor dan Filter

A. Kopling magnet

Supaya hubungan kompresor dengan motor penggeraknya dapat diputuskan dan dihubungkan (pada saat AC dihidupkan dan dimatikan), maka kita perlukan sebuah kopling magnet yang dipasang pada poros kompresor, bersama roda puli

1. Sakelar                            2. Plat penekan            3. Roda pulley                      4. Poros kompresor

5. Gulungan magnet listrik     6. Kompresor              7. Pegas plat pengembali        8.  Baterai

Continue Reading →

Kompresor AC

Energi mekanik pada motor penggerak dirubah menjadi energi pneumatis oleh kompresor, sehingga zat pendingin beredar dalam instalasi sistem AC.

Secara umum kompresor ada 2 jenis.

1.    Kompresor model torak : terdiri dari beberapa bentuk gerak torak :

            a. Tegak lurus        b.   Memanjang         c.   Aksial         d. Radial      e. Menyudut (model V)

Untuk menghisap dan menekan zat pendingin dilakukan oleh gerakan torak di dalam silinder kompresor.

2.    Kompresor model rotari

Gerakan rotor di dalam stator kompresor akan menghisap dan menekan zat pendingin.

Continue Reading →