cara kerja roda depan 2 motor

You are browsing the archive related for "cara kerja roda depan 2 motor"

Kontruksi dan cara kerja CVT

Perkembangan otomotif semakin cepat, orang membutuhkan sesuatu yang smart untuk berkendara, sebagai contohnya adalah motor matic. Bagaimanakah cara kerjanya :

Komponen CVT terdapat pada boks CVT atau secara kasat mata bentuknya adalah lengan ayun sebelah kiri motor matik kita, yang terlihat begitu besar dan berat. Disitu terdapat tiga komponen utama yaitu puly depan(Drive Pulley), puly belakang(Driven Pulley) dan v-belt. Puly depan dihubungkan ke crankshaft engine(kruk-as), driven pulley dihubungkan dengan as gear box. Gear box inilah yang berperan dalam penyaluran energi mekanik terakhir ke roda. Sedangkan yang menghubungkan puly depan dan puly belakang adalah v-belt.

Continue Reading →

Gangguan dan Kerusakan Pada Wiper

Wiper menjadi sangat penting terutama jika di musim hujan, karena wiper berguna untuk membersihkan kaca dari guyuran air hujan dan mengurangi embun yang menempel di kaca depan. Sehingga Anda masih tetap dapat menatap pandangan ke kaca depan tanpa terganggu oleh guyuran air hujan. Untuk itu jangan biarkan wiper rusak karena ada gangguan.

Berikut ini gangguan pada wiper :

1. Wiper masih berfungsi namun geraknya melambat penyebabnya adalah :

  • Tahanan yang terdapat dalam koil ke pengganti arus besar sangat kotor.
  • Poros engkol macet
  • Tombol kontak macet
  • Motor rusak

Continue Reading →

Rangka

Rangka

Rangka merupakan bagian kendaraan yang berfungsi sebagai pondasi kendaraan yang menyangga komponen – komponen seperti motor, chasis dan pemindah tenaga, serta body

Sifat – sifat secara umum :

Kopling Magnet, Kondensor dan Filter

A. Kopling magnet

Supaya hubungan kompresor dengan motor penggeraknya dapat diputuskan dan dihubungkan (pada saat AC dihidupkan dan dimatikan), maka kita perlukan sebuah kopling magnet yang dipasang pada poros kompresor, bersama roda puli

1. Sakelar                            2. Plat penekan            3. Roda pulley                      4. Poros kompresor

5. Gulungan magnet listrik     6. Kompresor              7. Pegas plat pengembali        8.  Baterai

Continue Reading →