cara kerja pengapian pada motor

You are browsing the archive related for "cara kerja pengapian pada motor"

Advans Vakum

Advans Vakum
Pada beban rendah atau mencegah, kecepatan bakar rendah karena tolakan rendah, temperatur rendah, campuran kurus. Oleh karena itu waktu pembakaran menjadi lebih lama, Agar mendapatkan tekanan pembakaran maksimum tetap dekat sesudah TMA, saat pengapian harus dimajukan Continue Reading →

Cara Kerja Sistem EFI Sepeda Motor

Cara Kerja Sistem EFI Sepeda Motor

Sistem EFI atau PGM-FI (istilah pada Honda) dirancang agar bisa melakukan penyemprotan bahan bakar yang jumlah dan waktunya ditentukan berdasarkan informasi dari sensor-sensor. Pengaturan koreksi perbandingan bahan bakar dan udara sangat penting dilakukan agar mesin bisa tetap beroperasi/bekerja dengan sempurna pada berbagai kondisi kerjanya. Oleh karena itu, keberadaan sensor-sensor yang memberikan informasi akurat tentang kondisi mesin saat itu sangat menentukan unjuk kerja (performance) suatu mesin.

Continue Reading →

Sistem Pengapian CDI-AC Pada Sepeda Motor

Sistem CDI-AC pada umumnya terdapat pada sistem pengapian elektronik yang suplai tegangannya berasal dari source coil (koil pengisi/sumber) dalam flywheel magnet (flywheel generator). Contoh ilustrasi komponen-komponen CDI-AC seperti gambar dibawah ini  :

Continue Reading →

SUMBER TEGANGAN TINGGI PADA SEPEDA MOTOR

Untuk menjamin tersedianya tegangan pengapian yang tetap tinggi maka diperlukan sistem yang akurat. Sistem pengapian tegangan tinggi menghasilkan percikan bunga api di busi. Sumber tegangan pada sepeda motor dapat berasal dari: Continue Reading →

Komponen utama sepeda motor

Sepeda motor memiliki beberapa komponen dasar. Pada sepeda motor secara kelompok besar, komponen dasar sepeda motor terbagi atas: Continue Reading →

Penyetelan Idle Dengan Tester Gas Buang

Sebelum melakukan penyetelan idle, harus dilakukan kontrol saat pengapian, celah katup, sistem ventilasi karter dan saringan udara. Sewaktu penyetelan, motor harus pada temperatur kerja, tetapi jangan terlalu panas. Penyetelan campuran idle harus dilaksanakan saat saringan udara terpasang. Untuk mendapat hasil pengukuran CO yang benar, saluran buang dan knalpot tidak boleh bocor.

Langkah Kerja :

  • Hidupkan pengetes CO terlebih dahulu, selama 5 menit
  • Kalibrasikan pengetes CO supaya penunjukkannya 0%. Harus diperhaitkan : Nosel pengukur harus mengisap udara murni.

Continue Reading →

Penyetelan Putaran Idle Tanpa Alat (Stasioner)

Sebelum menyetel idle, kontrol saat pengapian, celah katup, sistem ventilasi karter dan saringan udara. Sewaktu penyetelan, kendaraan harus pada temperatur kerja, tetapi jangan terlalu panas. Penyetelan campuran idle harus dilaksanakan saat saringan udara terpasang.

LANGKAH KERJA

  • Pasang takhometer, hidupkan motor
  • Bandingkan rpm idle dengan spesifikasi (biasanya 750-850rpm). Jika salah, stel rpm pada sekrup penyetel katup gas yang terpasang pada mekanisme katup gas. Sekrup penyetel katup gas jangan tertukar dengan sekrup penyetel putaran start dingin yang terletak pada mekanisme cuk.

Continue Reading →